Kau bilang,
aku harus banyak makan,
kau bilang,
kau bilang,
kau sedih melihatku kurus,
kau juga bilang,
kau juga bilang,
kini aku tampak pucat.
Tahukah kau,
aku juga sedih melihatmu selalu kurus,
sedih melihatmu tanpa lelah berjuang demi aku.
Aku makin sedih, karena aku sadar,
Tahukah kau,
aku juga sedih melihatmu selalu kurus,
sedih melihatmu tanpa lelah berjuang demi aku.
Aku makin sedih, karena aku sadar,
aku punya andil membuatmu menjalani hidup yang berat,
hidup yang berbeda dengan hidupmu dulu.
Berjuta bintang kebahagiaan
Berjuta bintang kebahagiaan
kau petikkan untukku,
tapi sampai kini aku belum mampu
mempersembahkan satu bintang pun untukmu.
Aku tahu,
Aku tahu,
kau tak mengharapkan apapun dariku.
Melihatku baik-baik saja pun pasti cukup untukmu.
Melihatku tumbuh menjadi anak baik saja pun,
kau sudah sangat bersyukur.
Tapi aku ingin memberimu lebih dari itu.
Karena aku tahu dengan pasti,
di setiap aliran darahku ada air matamu,
di setiap denyut nadiku ada peluhmu,
di setiap tarikan nafasku ada doamu,
di setiap derap langkahku ada harapmu,
di setiap gerakku ada perjuanganmu.
Melihatku baik-baik saja pun pasti cukup untukmu.
Melihatku tumbuh menjadi anak baik saja pun,
kau sudah sangat bersyukur.
Tapi aku ingin memberimu lebih dari itu.
Karena aku tahu dengan pasti,
di setiap aliran darahku ada air matamu,
di setiap denyut nadiku ada peluhmu,
di setiap tarikan nafasku ada doamu,
di setiap derap langkahku ada harapmu,
di setiap gerakku ada perjuanganmu.
Jadi, tunggu aku ibu,
aku akan sukses untukmu.
06
Oktober 2009


0 comments:
Post a Comment