Sakitku tak pernah berarti,
karena ada senyummu yang mengobati.
Lukaku tak pernah berbekas,
karena ada ketulusanmu yang tak membias.
Sedihku tak pernah kekal,
karena ada tawamu yang tersungging nakal.
Sobat, aku ini seperti langit malam,
tanpa dirimu aku tak kan pernah mengenal cahaya dengan
begitu baik,
karena alam telah menuliskanmu sebagai bintang dalam
hidupku.
Bintang yang menerangi hidupku,
bintang yang menunjukkan jalanku,
bintang yang mengindahkan malamku,
dan bintang yang menyempurnakan mimpiku.
Selama ada dirimu aku tak pernah mengkhawatirkan kegelapan,
karena senyummu selalu lebih nyata dari kelamnya kegelapan.
Sobat, asaku padamu hanya satu,
kupinta tetaplah menjadi bintangku,
dulu, kini, dan nanti.
09 April 2010
09 April 2010


0 comments:
Post a Comment