Petang itu di penghujung Februari,
dia menemukan setangkai bunga di dasar hati.
Bunga yang begitu cantik hingga dia tak kuasa untuk tak melirik..
Di awal Maret yang hangat
Di awal Maret yang hangat
dia putuskan untuk menjadikan bunga itu sebagai penghias
utama taman hatinya
-- hati yang selama dua tahun tak tersentuh warna indah..
Hari-hari berikutnya seakan hanya milik dia dan sang bunga.
Hari-hari berikutnya seakan hanya milik dia dan sang bunga.
Dia begitu terpesona merah mudanya kelopak cinta,
terpikat bulirnya putik jiwa,
terjerat eloknya benang sari hati..
Setiap hari dia sirami sang bunga dengan air cinta,
Setiap hari dia sirami sang bunga dengan air cinta,
pupuk kasih sayang pun tak pernah lupa dia sebarkan.
Dia pelihara sang bunga hingga merekah jelita..
Seorang kawan memberi tahu bahwa bunga itu beracun
Seorang kawan memberi tahu bahwa bunga itu beracun
tapi dia tak mengindahkannya.
Pada September yang suci dia tak merasa
walaupun sang bunga telah menancapkan duri dan membuat dia terluka..
Luka itu menjadi jalan menyebarnya racun,
Luka itu menjadi jalan menyebarnya racun,
butuh waktu hampir delapan bulan untuk membuat dia mengerti
bahwa bunga itu memang beracun.
08 Januari 2010
08 Januari 2010


0 comments:
Post a Comment