Terjebak

Tuesday, May 22, 2012

Saat ku terjaga dari tidur panjangku,
kudapati dirimu tengah tertawa di atas lukaku,
kau sempurnakan rasa perih pada luka yang dulu kau janjikan akan kau sembuhkan.
Aku terdiam, hanya terdiam, terdiam dalam pilu..

Tatapanmu meniupkan angin kutub,
begitu dingin hingga mampu membekukan darahku.
Ku cari setitik cahaya penyesalan di matamu tapi semakin dalam ku mencari,
aku semakin jauh tersesat dalam belantara kepalsuan..

Ku putuskan untuk mengakhiri pencarianku,
aku melangkah pulang,
melangkah penuh harap,
berharap ada pintu keluar di ujung sana,
aku tak pernah berhenti melangkah
sampai akhirnya aku menyadari aku telah terjebak dalam fatamorgana cintamu..

28 Desember 2009

0 comments:

Post a Comment