Tak
ada yang mampu menaklukkan sang waktu.
Dia
terus bernyanyi dalam iramanya sendiri.
Dia
berlari untuk menghapus semua perih.
Dia
berputar untuk mendewasakan hati yang kerdil.
Dia
berubah untuk menguatkan semua yang lemah.
Dia
melangkah untuk membuktikan siapa yang benar dan salah.
Dia
berjalan untuk memberi tahu siapa yang benar mencintai.
Waktu
lah yang kan membuatmu mengerti
Bahwa
Tawa
itu tak kan abadi
Air
mata itu sesaat
Senyum
itu tak kan kekal, dan
Luka
itu sekejap.
Sang waktu yang perkasa itu kini mengantarkanmu pada usia
matang.
Memintamu untuk lebih dewasa.
Mengharapkanmu untuk lebih mandiri.
Menuntutmu untuk lebih berhati-hati.
Juga memaksamu untuk lebih baik dari sebelumnya.
Telah banyak tempat yang kau jelajahi.
Telah banyak badai yang kau arungi.
Telah banyak kisah yang kau alami.
Telah
banyak jalan yang kau tapaki.
Semoga
semuanya mampu membuatmu memandang kehidupan lebih bijak.
Lewat
bulan yang slalu kau pandang saat rindu menggoda.
Di
hari berbahagiamu ini,
Aku
kirimkan seuntai doa dan harap untukmu.
Hanya
untukmu.
Semoga
citamu menjadi nyata.
Semoga
mimpimu ada di depan mata, serta
Semoga
asamu bukan hanya kata.
Aku
yakin jarak tak kan jadi penghalang sampainya doaku,
Karena
aku tahu kita memandang bulan yang sama.
Bulan
yang juga slalu ku pandang
Saat
menyerah dan bertekuk lutut pada rindu.
Dia
akan menyampaikan segala.
Bahkan
untuk setiap kata yang tak mampu ku ucap.
Wish
you all the best.
25
Mei 2011


0 comments:
Post a Comment