Mati Kegirangan

Saturday, June 30, 2012

Untuk mulut-mulut kurang diajar itu,
Mau kah kau kusumpahi celaka?
Seenak perutmu kau berbicara
Tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Merasa paling segala sendiri.

Untuk mulut-mulut yang tak pernah dikuliahkan itu,
Apakah kau sedang menunggu karma?
Mulutmu hanya mengeluarkan bisa,
Tapi berteriak histeris,
Saat orang lain mencoba membalas rasa sakit mereka.
Enak sekali hidupmu.

Untuk mulut-mulut sampah itu,
Perlukah kau kubelikan cermin?
Agar kau bisa melihat pantulan dirimu sendiri.
Cantik kah?
Please deh
Jangan membuat aku tertawa.

Untuk mulut-mulut tak beretika itu,
Aku tak kan meminta pada Tuhan
Untuk menghentikan kicauanmu yang beracun.
Teruskanlah,
Hingga kau mati kegirangan setelah merendahkanku,
Kemudian terhapuslah dosa-dosaku.

Excelo. 21 Juni 2012 04.59PM

0 comments:

Post a Comment