Rasa yang menyiksa ini,
apa namanya?
Hampa,
menatap kegelisahan yang menanti.
Tak berdaya,
menatap asa yang jauh dari nyata.
Jika Sang Mahacinta memberiku kuasa
untuk mengendalikan liarnya rasa,
ingin ku babat habis dia
sebelum sempat bersemi.
Setiap ku pejamkan mata,
dalam gelap aku melihat bayangmu,
kau yang sudah lama kunanti,
kau yang memang kuimpikan.
Apakah kemudian aku bahagia?
Tentu saja hidup tak pernah semudah itu.
Saat merasa bertemu orang yang tepat,
alam mengujinya.
Kupastikan aku ingin menitipkan sebelah hati
padamu,
namun semua akan lebih berat di depan.
So,
what do you want?
go or not?
Exselo, 10 September 2012 10.51 PM



0 comments:
Post a Comment