Aku dan Rasa Sakit

Saturday, July 28, 2012
Tiba-tiba terjaga tengah malam,
Sakit,
Sakit sekali di sini.
Ku coba raba hatiku,
Ku tekan kuat-kuat demi mengurangi rasa sakitnya.
Sia-sia.

Aku kerjap-kerjapkan mata ini,
Berharap nyawaku kembali.
Tak ada yang berubah,
Aku tetap merasakan perih.
Lebih dalam.
Lebih nyata.

Sunyinya malam mengoyak sepotong memori.
Membanting-banting.
Memutar-mutar.
Membolak-balik.
Bahkan mengacak-ngacak.
Hingga potongan itu berubah menjadi butiran masa lalu.
Tak berharga.
Tak berwujud.
Ku coba merasakan lagi hatiku.
Dan masih terasa sakit.

Insting menuntunku untuk menumpahkan tirta bening.
Tak ada yang menetes.
Tak ada yang mengalir.
Aku hanya mampu terdiam terpojok
Bertemankan rasa sakit.

Excelo. 27 Juli 2012 04.15PM

0 comments:

Post a Comment